KODE PROMO WEBSITEJUARA, DISKON 500.000
main-logo
Tim Web Ekspor07 Oct 2025

5 Cara Mengekspor Barang Bagi Pelaku Usaha Pemula

Beberapa tahun terakhir, semakin banyak UMKM Indonesia yang berhasil menembus pasar internasional. Contohnya seperti CottonInk, merek fashion lokal yang kini melayani pembelian dari luar negeri.

Hal ini menunjukkan bahwa mengekspor barang bukan lagi hal yang sulit di era perdagangan global dan kemajuan teknologi. Produk-produk lokal seperti batik, tenun, ukiran kayu, hingga anyaman rotan kini diminati oleh pasar luar negeri berkat keunikan dan kualitasnya.

Kalau kamu pelaku usaha pemula yang ingin merambah pasar dunia, berikut 5 cara mengekspor barang ke luar negeri yang bisa kamu lakukan! 🌍


1️⃣ Tentukan Negara Tujuan Ekspor

Langkah awal adalah menentukan negara tujuan ekspor. Pelajari karakter, budaya, dan preferensi masyarakat di negara tersebut agar kamu tahu apakah produkmu cocok dengan pasar mereka.

Jangan lupa juga untuk melakukan riset kompetitor — siapa saja yang sudah mengekspor produk serupa ke negara itu. Semua informasi bisa kamu temukan lewat internet, tanpa perlu survei langsung ke luar negeri.


2️⃣ Buat Perencanaan Ekspor yang Matang

Setelah tahu negara tujuan, buatlah rencana ekspor yang jelas.
Beberapa hal penting yang harus kamu siapkan antara lain:

  • Jenis dan klasifikasi produk (HS Code)
  • Desain dan cara pengepakan produk
  • Jalur serta metode pengiriman yang efisien

Perencanaan ekspor yang matang akan memudahkanmu menghindari risiko sekaligus memperlancar proses pengiriman.


3️⃣ Daftarkan Website Bisnis ke Portal Internasional

Manfaatkan kemudahan teknologi! Buatlah website bisnis profesional yang menampilkan katalog produk dan informasi lengkap tentang bisnismu.

Setelah itu, daftarkan websitemu di portal bisnis internasional seperti:
🌐 Amazon
🌐 Alibaba
🌐 eBay

Dengan begitu, calon pembeli dari luar negeri bisa lebih mudah menemukan produkmu dan menilai kredibilitas bisnismu.


4️⃣ Miliki Dokumen Purchase Order (PO)

Purchase Order (PO) adalah dokumen penting dalam ekspor.
Dokumen ini menjadi bukti resmi permintaan barang dari pembeli luar negeri dan dasar pembuatan invoice ekspor.

Pastikan semua data di PO sesuai dengan transaksi sebenarnya untuk menghindari masalah administratif di kemudian hari.


5️⃣ Lengkapi Dokumen Ekspor

Terakhir, siapkan seluruh dokumen ekspor yang dibutuhkan, antara lain:

  • 📦 Packing List — berisi rincian dan spesifikasi barang
  • 💰 Commercial Invoice — mencantumkan nilai dan data barang
  • 🧾 Bukti Pembayaran Bea Keluar

Selain itu, kamu juga wajib memiliki dokumen legalitas ekspor, seperti:

  • SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)
  • TDP (Tanda Daftar Perusahaan)
  • NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
  • NIK (Nomor Identitas Kepabeanan) dari Ditjen Bea Cukai

Jika semuanya sudah lengkap, barangmu bisa dikirim secara resmi ke luar negeri tanpa hambatan.


🎓 Ingin Belajar Lebih Dalam Soal Ekspor?

Kamu bisa belajar langsung melalui pijarmahir.id, platform pelatihan yang menyediakan kelas “Menyiapkan Dokumen Ekspor” untuk para pelaku usaha.

Lewat pelatihan ini, kamu akan memahami:

  • UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, khususnya Bab 5 tentang Perdagangan Luar Negeri
  • Cara membuat dokumen ekspor sesuai regulasi
  • Hingga keterampilan untuk teliti dalam mengidentifikasi kebijakan ekspor-impor

💡 Yuk, pelajari dan wujudkan impian bisnismu menembus pasar global!


🔖 Hashtag:

#EksporIndonesia #UMKMGrowGlobal #BisnisInternasional #CaraEksporBarang

    contact