PROMO CODE WEBSITEJUARA, POTONGAN 500RB
main-logo
Tim Web Ekspor17 Jul 2025

Potensi Ekspor Cicak Kering: Komoditas Unik Indonesia yang Diminati Dunia

Cicak Kering Ekspor Indonesia

Permintaan Tinggi untuk Pasar Tradisional Asia

Di balik reputasinya yang sering dianggap menjijikkan, cicak ternyata menjadi salah satu komoditas ekspor yang bernilai tinggi di pasar Asia, khususnya untuk kebutuhan pengobatan tradisional. Dalam pengobatan Tiongkok kuno, cicak kering diyakini memiliki manfaat untuk meningkatkan stamina, menyembuhkan batuk kronis, hingga memperkuat fungsi paru-paru.

Nilai dan Volume Ekspor Terbaru

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor hewan liar dan produk turunannya, termasuk cicak kering, masuk dalam kelompok ekspor nonkonvensional yang menunjukkan peningkatan permintaan pada beberapa tahun terakhir. Data dari Trademap dan ITC juga menunjukkan bahwa ekspor cicak kering dari Indonesia mengalami peningkatan terutama dari wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Negara Tujuan Utama Ekspor

Negara-negara tujuan utama ekspor cicak kering Indonesia adalah Tiongkok, Hong Kong, dan Korea Selatan. Tiongkok menjadi pasar terbesar dengan lebih dari 60% volume ekspor, karena penggunaan cicak kering secara luas dalam praktik pengobatan tradisional. Hong Kong dan Korea Selatan menyusul dengan permintaan tinggi untuk industri farmasi dan herbal.

Peluang Ekspor Produk

Permintaan yang terus meningkat dari industri pengobatan herbal dan farmasi tradisional membuat cicak kering menjadi komoditas dengan prospek ekspor cerah. Selain itu, produk ini memiliki nilai ekonomi tinggi dengan margin keuntungan besar, karena biaya produksi lokal yang relatif rendah. Dengan branding dan pengemasan yang sesuai standar internasional, peluang untuk menembus pasar global sangat besar.

Tantangan dan Hambatan Ekspor

Namun, ekspor cicak kering tidak bebas dari tantangan. Salah satu hambatan utama adalah isu keberlanjutan dan perizinan dari CITES, mengingat hewan-hewan liar berada dalam pengawasan ketat untuk mencegah eksploitasi berlebihan. Selain itu, masih banyak eksportir kecil yang belum memiliki akses terhadap pelatihan ekspor dan fasilitas penyimpanan higienis yang sesuai dengan standar ekspor seperti HACCP.

Persyaratan Umum Ekspor

Untuk dapat mengekspor cicak kering secara legal, pelaku usaha wajib melengkapi dokumen seperti Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Nomor Induk Berusaha (NIB), dan izin ekspor dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Selain itu, produk hewan harus memiliki sertifikasi karantina hewan, dan untuk tujuan pasar tertentu memerlukan dokumen tambahan seperti sertifikat kesehatan, label bahan baku, serta uji laboratorium yang relevan.

Sertifikasi seperti HACCP dan lisensi dari MSC untuk hasil laut mungkin tidak berlaku langsung pada cicak, tetapi prinsip keamanan dan keberlanjutan yang diusung sangat relevan sebagai rujukan untuk industri ekspor hewan.


Dengan potensi besar yang belum banyak digarap secara optimal, ekspor cicak kering bisa menjadi sumber devisa baru bagi Indonesia, terutama dari sektor yang tidak terlalu kompetitif namun bernilai tinggi. Bagi pelaku usaha yang ingin menembus pasar global, langkah awal yang penting adalah mempersiapkan kanal digital—termasuk memiliki website ekspor yang kredibel dan mudah ditemukan.

Inilah saat yang tepat untuk membangun kehadiran digital Anda bersama WebEkspor.com dan menjangkau dunia dengan komoditas unik dari Indonesia.

    contact